Lelah dan letih terpancar jelas di wajahmu
Sayu kau tahan rasa kantuk di matamu
Tapi senyuman itu tak pernah lekang dari wajahmu
Kau tahan sakit dan pedih
Lecet yang perih tak kau hiraukan lagi
Demi untuk memberi putrimu ASI
Rona kasih sayang dan pujian
Selalu kan pancarkan lewat sentuhan
Hanya kasih sayang tekatmu kau bulatkan
Disaat wanita lain sibuk dengan karir
Kau malah berkutat asyik dengan takdir
Memberi yang terbaik untuk buah hati sampai akhir
Sungguh tak salah hati ini berlabuh
Tuk dampingi jiwa hingga luluh
Kau adalah yang terbaik…ibu dari anakku
Thursday, June 21, 2007
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

1 comment:
Wahhhhh...P.Panca puitis jg tnyata. Bgus lohhhh puisinya. ^_^
Post a Comment